Tanggupangin – Peltu Kartono sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0816/ 06 Tanggulangin membantu petani untuk membajak sawah milik Bapaj Sugeng anggota Kelompok Tani Wilujeng 1 yang diketuai sendiri Peltu Kartono di Desa Kedensari Kecamatan Tanggulangin Kecamatan, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (06/05/17).
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya khusus (Upsus) mendukung progam swasembada pangan dalam pengolahan lahan sawah.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani memberi semangat kepada petani dalam pengelolaan sawah dan mengharapkan progam Pemerintah dan TNI untuk membantu petani dapat meningkatkan produksi beras petani di Kabupaten Sidoarjo.
“Pelaksanaan pendampingan terhadap petani untuk membajak merupakan salah satu Upsus untuk mendukung progam swasembada pangan, serta Masyarakat sangat senang dan bersemangat dengan kehadiran Babinsa langsung ikut terjun ke sawah, karena untuk menghadapi musim tanam ke dua diharapkan produksi beras di daerah mengalami peningkatan.
Tidak hanya menanam padi, kami juga membantu petani dalam penyaluran air untuk irigasi lahan persawahan hingga kini irigasi masih menjadi kendala bagi petani, karena di wilayah Sidoarjo sebagian wilayah sawah mengandalkan tadah hujan.
Selain itu Babinsa juga membantu dalam pengawasan distribusi pupuk subsidi agar tersalurkan kepada petani dan tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Peltu Kartono.
Peltu Kartono juga menyampaikan bahwa usaha pertanian tradisional di wilayah binaannya menghadapi masalah yang terjadi hampir disemua daerah yaitu keterbatasan tenaga kerja dan makin mahalnya ongkos tenaga kerja.
Hal ini disebabkan adanya pergeseran motivasi dikalangan para generasi muda yang lebih memilih bekerja di pabrik dari pada menjadi seorang petani.
Namun para petani tradisional sekarang tidak boleh bingung dan cemas karena ada solusi paling tepat untuk mencapai target produksi pertanian yang efisien dengan menggunakan modernisasi alat pertanian pedesaan.
Saat ini, Pemerintah telah memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara gencar dan menyeluruh kepada Poktan-Poktan diseluruh pelosok negeri termasuk diwilayah binaan masing-masing.
Para petani bersedia untuk memelihara dan merawat serta mempergunakan sebagaimana mestinya alsintan agar berumur panjang dan bertahan lama sehingga proses penyiapan lahan sawah tidak ada kendala seperti yang disampaikan oleh para petani.
Anggota Kelompok Tani, Sugeng selaku petani tradisional, mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang telah mendampingi kami (petani) dalam kegiatan pertanian sehingga kami para petani merasa terpacu untuk menjadi petani yang modern dengan alsintan bantuan dari pemerintah dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional.
Editor : Pak RW