BABINSA DESA DUKUH TENGAH MEMBERIKAN MATERI WASBANG DI SDN.DUKUH TENGAH KECAMATAN BUDURAN.
Babinsa desa Dukuh Tengah Koramil 0816/03 Buduran Koptu Suwandi dengan didampingi Bati Wanwil Peltu Agus Indarto dan Babinsa desa Sidomulyo Sertu Wariyadi memeberikan pembekalan tentang Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2017 pukul 09.00 s/d 10.30 bertempat di SDN.Dukuh Tengah dan diikuti oleh seluruh murid kelas 5 sebanyak 43 siswa/siswi dan murid kelas 6 sebanyak 41 siswa/siswi keseluruhan berjumlah 84 siswa/siswi.adapun materi yang disampaikan adalah mengenai pemahaman dan pengamalan Pancasila serta perkembangan tekhnologi di era modern yang saat sekarang ini semakin canggih, sebelum menginjak pada materi untuk para siswa/siswi diminta untuk berdiri dan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang bertujuan agar mereka sebagai generasi muda lebih mencintai tanah air,bangsa dan negaranya.
Materi yang pertama disampaikan adalah tentang pemahaman dan pengamalan Pancasila, Babinsa Dukuh Tengah sebagai pemberi materi menyampaikan bahwa pancasila itu merupakan sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus kita hayati dan kita pahami serta harus kita amalkan dalam kehidupan sehari - hari agar kita sebagai generasi muda dapat meneruskan apa yang telah dicita - citakan oleh para penahulu kita.
Kenapa Wawasan Kebangsaan ini perlu di ingatkan kembali ? Karena di sinyalir bahwa pada jaman modern sekarang ini bahwasannya Masyarakat bahkan para siswa/siswi itu sendiri banyak yang sudah luntur kecintaannya terhadap tanah air,bangsa dan negara,terbukti masyarakat sekarang ini sangatlah susah untuk diajak hidup gotong royong dalam kegiatan di lingkungannya seperti halnya kerja bakti maupun siskamling dan lain sebagainya.
Untuk materi Wawasan Kebangsaan materi perkembangan tekhnologi di jaman modern disampaikan oleh Bati Wanwil Peltu Agus Indarto.
Materi yang disampaikan adalah sebagai berikut :
Semakin berkembangnya tekhnologi dan globalisasi pada kalangan remaja akhir - akhir ini menimbulkan kekhawatiran akan lunturnya Wawasan Kebangsaan pada diri mereka. Masuknya budaya asing yang begitu pesat perlu disaring supaya pengaruh yang negatif tidak diterapkan oleh para murid.
Contohnya dalam kehidupan sehari - hari seperti yang sering kita jumpai para pemuda banyak yang mengecat atau mewarnai rambutnya dengan berbagai macam warna, memakai pakaian yang minim, dan menggunakan bahasa yang kurang baik untuk di ucapkan di kehidupan sehari - hari yang nantinya bisa berakibat memudarkan rasa cinta terhadap tanah air, para pemuda lebih bangga menggunakan produk - produk luar negeri daripada menggunakan prosuk - produk dalam negeri.
Dari beberapa hal diatas sydah semakin memperjelas bahwasannya para pemuda sdh mulai memudar tentang Wawasan Kebangsaannya yang ada pada diri mereka. Kurangnya pengetahuan tentang keberagaman budaya yang dimiliki oleh bangsa Insonesia. Remaja sebagai penerus bangsa haruslah menjaga kekayaan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Keberagaman budaya yang similiki bangsa Indonesia tersebut tak ternilai harganya. Oleh karena itu penting aekalibagi penerus bangsa untuk menjqga dan mengembangkan keberagaman kebudayaan yang sudah ada.
Dalam pelaksanaan penyampaian materi tersebut diatas para murid kelas 5 dan kelas 6 SDN.Dukuh Tengah dalam mengikuti pembekalan tentang Wawasan Kebangsaan sangatlah antusias sengan bersemangat sekali dalam mendengarkan apa yang disampaikan oleh pemateri, hanya ada sebagian kecil saja yang masih kurang lancar dalam pengucapan pancasila,sebenarnya sudah hafal namun kemungkinan gugup dalam pengucapannya.
Editor : Pak RW