Tanggulangin - Komandan Koramil 0816/ 06 Tanggulangin Kapten Inf Dwi Umiyanto yang diwakili Bati Tuud (Bintara Tinggi Tata Usaha dan Urusan Dalam) Peltu Kartono, Selasa (16/05/17) berkunjung ke Drs H Fahruddin selaku Kepala Sekolah MTs As Syafi'iyah yang berlokasi di Dusun Wates Desa Kedensari Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo, dalam rangka menyampaikan surat balasan dari pihak sekolah ke Koramil 0816/ 06 Tanggulangin terkait permohonan kerjasama dibidang antara lain :
1. Wajib Belanegara.
2. Peraturan Baris Berbaris.
3. Kedisiplinan yang mengacu kepada era globalisasi.
Bati Tuud Koramil 0816/ 06 Tanggulangin Peltu Kartono, menyampaikan wawasan kepada para guru dan siswa-siswi Mts As Syafi'iyah bahwa, lunturnya nilai-nilai kebangsaan, kepahlawanan serta menurunnya belanegara, cinta tanah air dikalangan generasi muda khususnya dikalangan pelajar/ siswa/ mahasiswa sudah lama terjadi sampai saat ini, hal ini tidak hanya pada kalangan pemuda namun terjadi pada semua elemen, yang mulai mengabaikan idiologi Negara, jika hal ini tidak segera disikapi secara baik oleh semua stek holder/ pemangku jabatan, maka keberadaan Indonesia bisa jadi tinggal kenangan belaka.
Kita tahu bahwa sejarah bangsa mulai perlahan dilupakan oleh kelompok tertentu yang ingin merubah idelologi lain dan melupakan Pancasila, dimana ada kelompok-kelompok tertentu lewat media elektronik, cetak, media sosial dan bahkan secara terbuka dimuka umum, mulai menunjukan gerakan bangkitnya PKI, beredarnya gambar-gambar Palu dan Arit, itu semua sebagai bentuk mulai bangkitnya faham terorime maupun radikalisme.
Saat ini adalah waktu yang tepat, perlu adanya upaya-upaya untuk menyiasati hal tersebut dengan kerjasama seperti saat ini kita buat MoU, saling bersinergi semua unsur pimpinan di wilayah, bahu membahu untuk mengembalikan nilai-nilai kebangsaan dan rasa bela negara yang sudah terkikis tajam, tegas Peltu Kartono.
Tugas kita saat ini adalah mengembalikan nilai-nilai kebangsaan dan rasa bela negara kepada generasi muda sebagai generasi penerus masa depan bangsa, dengan cara memberikan sosialisasi, ceramah serta pendidikan bela negara lewat kegiatan upacara bendera sebagai pembina upacara, wawasan kebangsaan, kepramukaan, dan lain-lain.
Harus kita lakukan secara intensif dan berkesinambungan mulai dari tingkat pelajar, mahasiswa, masyarakat luas hingga instansi pemerintah yang ada di wilayah Desa Kedensari Kecamatan Tanggulangin khususnya dan Kabupaten Sidoarjo pada umumnya.
Ditambahkan oleh Peltu Kartono, Danramil telah memerintahkan kami para Babinsa untuk tidak ragu-ragu dalam bertindak dengan memberikan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Bela Negara, namun perlu mendapat respon serta perhatian khusus dari pihak sekolah, karena Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah merupakan “Harga Mati”, harus kita pertahankan sampai titik darah penghabisan, dan tidak ada kata tawar menawar, tegasnya.
Kepala Sekolah Drs H Fahruddin dalam tanggapannya mengatakan bahwa, pihak sekolah akan menyediakan waktu khusus bagi Koramil 0816/ 06 Tanggulangin untuk melaksanakan sosialisasi, ceramah wawasan kebangsaan bahkan pelatihan PBB serta pembinaan kepramukaan kepada siswa-siswi MTs As Syafi'iyah, sedangkan dari Polsek juga akan dikibatkan memberikan materi Narkoba, Hukum dan Kamtibmas, serta Puskesmas memberikan materi tentang Reproduksi dan Kesehatan.
Drs H Fahruddin juga menyampaikan terima kasih kepada Danramil, Kapolsek dan Kepala Puskesmas yang telah memberikan dukungan dan motivasi rencana kegiatan yang digagas pihak sekolah.
Editor : Pak RW