DANRAMIL 0816/03 BUDURAN MEMBERIKAN MATERI WASBANG PROXY WAR

kodim0816-sidoarjo.com

Sidoarjo, Danramil 0816/03 Buduran Kapten Inf Karyo Edi memberikan materi Wawasan Kebangsaan ( Wasbang ) kepada 432 orang Siswa dan 15 orang guru SMKN 2 Buduran yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 19 Juli 2017 pukul 08.00 wib s/d selesai. Sebelum materi wasbang diberikan terlebih dahulu para siswa dan guru menyanyikan lagu Indonesia Raya,acara selanjutnya adalah pemberian dan pembekalan terhadap para siswa dan guru tentang Wawasan Kebangsaan dengan mengambil sebuah tema PROXY WAR adapun isi dari materi sersebut adalah sebagai berikut.

Pemuda adalah tulang punggung dan generasi penerus bangsa untuk itu semua siswa – siswi harus belajar lebih giat agar semua cita cita yang diharapkan tercapai dan jauhi semua perbuatan – perbuatan yang tak terpuji. Himbauan dan harapan tersebut disampaika oleh Danramil 0816/03 Buduran Kapten Inf Karyo Edi saat memberikan materi Proxy War dan Wawasan Kebangsaan kepada ratusan siswa- siswi SMKN 2 Buduran.

Pada kegiatan yang di gelar di aula sekolah setempat itu , Danramil 0816/03 Buduran Kapten Inf Karyo Edi memberikan semangat kepada ratusan siswa siswi untuk belajar lebih tekun agar semua cita cita yang diinginkan tercapai dan menjadi pemuda pemudi yang berguna bagi nusa dan bangsa. “Jauhi segala bentuk-bentuk tindakan anarkis seperti tawuran dan berbuatlah yang terbaik sehingga dapat mengharumkan nama Bangsa dan Negara” himbaunya

Lebih lanjut Danramil 0816/03 Buduran jelaskan tujuan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi Proxy War dan Wawasan Kebangsaan hari ini , diharapkan pola pikir dan jiwa nasionalisme sudah dapat ditanamkan oleh para pemuda sejak dini. Karena proxy war adalah peperangan yang tidak berbentuk, contohnya yang sangat menghawatirkan maraknya peredaran
Narkoba di semua kalangan baik itu di lingkungan masyarakat ,sekolah , sampai dengan tingkat perguruan tinggi, sehingga generasi muda di buat lost generation (tidak ada generasi ) tidak punya tujuan dan cita cita untuk membangun Indonesia dengan kondisi tersebut tentunya bangsa asing dengan mudah menjajah bangsa indonesia

Belum lagi ditambah dampak negatif kemajuan teknologi yang akhir akhir ini terjadi seperti maraknya pembodohan dan banyaknya ujaran- ujaran kebencian dengan maksud dan tujuan untuk memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ditayangkan dan beredar luas di media sosial seperti di Yutube dan lainnya.

Untuk mengantisipasi persoalan tersebut tentunya setiap siswa harus bisa memilah dan memilih isu-isu global serta menyaring informasi tentang isu-isu yang ada di sekitar kita dan dapat diantisipasi agar nilai-nilai wawasan kebangsaan tak luntur.

“Di tahun 2045 diharapkan bangsa indonesia mencapai masa kejayaan yaitu indonesia emas,untuk mencapai itu semua tidaklah mudah butuh pengorbanan dari adik adik semua untuk mewujudkannya,oleh karena itu di usia adik adik sekarang yang masih produktif di harapkan mampu menangkal dan menyikapi segala bentuk pembodohan generasi muda.

Editor : Pak RW

Berita Terpopuler
Berita Terbaru