BATITUUD KORAMIL 0816/03 BUDURAN MENYELEKSI DAN MELATIH PASKIBRA

kodim0816-sidoarjo.com

 

Buduran, Batituud Koramil 0816/03 Buduran dengan dibantu 2 orang Babinsa melaksanakan rekrutmen dan menyeleksi siswa siswi untuk sijadikan pasukan pengibar bendera tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut silaksanakan pada hari Kamis tanggal 20 Juli 2017 pukul 07.00 wib. Dalam perekrutan anggota Paakibra harus menyeleksi dari siswa siswi seluruh sekolah tingkat SLTA sederajat. Dari hasil penjaringan awal telah didapatkan sebanyak kurang lebih 70 orang dan nantinya akan mengikuti seleksi pada tahap beeikutnya. Pada hari Jumat tanggal 21 Juli pukul 09.00 anggota Paskibra sudah mulai terbentuk dan mulai melaksanakan latihan awal.
Paskibra memang sudah dikenal. Ham­pir seluruh sekolah memiliki satuan Paskibra. SMP hingga SMA/sederajat. Di SD juga sudah dilatih keterampilan baris berbaris dan tata cara upacara bendera.

Baris berbaris menurut defenisi merupakan suatu wujud latihan fisik guna menanamkan disiplin, patrio­tisme, tanggung jawab serta mem­ben­tuk sikap lahir dan bathin yang diarahkan pada terbentuknya suatu perwatakan tertentu.

Dari baris berbaris ini diperoleh sikap lahir dan bathin mulai dari ketegaran, ketangkasan, kelincahan, kerapian, ketertiban, kekompakan, keseragaman, kesigapan, keindahan. Sedangkan sikap bathin ada kete­nangan, ketaatan, keikhla­san, kesetia­kawanan, keber­samaan, keberanian, kekuatan, konsentrasi, kebiasaan dan berani ber­korban.

Tidak hanya baris berbaris, dalam latihan paskibra juga diajarkan tata cara pengibaran bendera. “Formasi Pengibaran Bendera”. Dalam tata cara upacara, dilatih juga cara melipat dan mem­bentang­kan bende­ra, mengibarkan dan menu­runkan bendera.

Ajang kreativitas ini peserta setiap tahun mengalami peningkatan. Kegia­tan ini sebagai upaya men­ciptakan generasi muda yang handal, memiliki ketahanan fisik, mental dan spritual dan bertanggungjawab. Bahkan, menjadi tolok ukur bagi satuan-satuan Paskibra sekolah untuk terus meningkatkan kualitas.

Di Buduran, ada Paskibra Kota Buduran (PKB). Komunitas remaja yang terga­bung dalam paskibra sering berkumpul dan bertukar pikiran terhadap ilmu -ilmu baru dalam paskibra.

*Dilatih Mental*
Beragam perolehan sikap ini ternyata membawa perubahan yang besar bagi setiap remaja yang masuk dalam anggota Paskibra.

Untuk menjadi seorang Pakibra itu tidak hanya dituntut kuat dalam fisik, mental, memiliki kecerdasan tetapi juga harus kreatif dan multi talenta. Jika latihan harus mandiri dan tidak harus disuruh-suruh. “Kalau latihan jangan disuruh dulu baru latihan. Jika tidur harus tahu waktu jam berapa harus bangun.

Meski­pun dalam tim berbeda-beda agama, suku tetapi tetap bersatu dalam satu tim. “Bhinekka Tunggal Ika. Itulah yang harus dirasakan.

Editor : Pak RW

Berita Terpopuler
Berita Terbaru