– Batimin Komsos Koramil 0816/ 06 Tanggulangin Peltu Solihan mengikuti kegiatan Lokakarya Mini Dinas kesehatan oleh Upt Puskesmas Tanggulangin tentang Sosialisasi Imunisasi MR (Measles dan Rubella) yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo, Kamis 3 Agustus 2017 pukul 08.30 wib. Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 100 orang tersebut tampak hadir Bapak Tatang (Camat Tanggulangin), Dra. Eny (Kepala Puskesmas Tanggulangin), Para perangkat Desa, Staf Upt. Puskesmas, Kapolsek (Kompol Sirdi).
Terkait Imunisasi MR (measles dan rubella) Dr. Suherman menyampaikan bahwa Imunisasi MR melindungi anak anak kita dari penyakit campak dan rubela yang dapat menyebabkan cacat dan kematian.
Rubella atau campak Jerman adalah infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah pada kulit, rubella umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Rubella berbeda dengan campak, penyakit ini biasanya lebih ringan dibandingkan dengan campak tetapi jika menyerang wanita yang sedang hamil, terutama sebelum usia kehamilan lima bulan, rubella berpotensi tinggi untuk menyebabkan sindrom rubella kongenital atau bahkan kematian bayi dalam kandungan.
Perbedaan penyakit Campak dan Rubella adalah Penyakit Campak ( measles) menyebabkan Radang paru ( pneumonia), Radang otak( ensefalitis), kebutaan, diare dan gizi buruk sedangkan Penyakit Rubella menyebabkan kelainan jantung, kelainan mata ( katarak kongenital), Tuli, keterlambatan perkembangan dan kerusakan jaringan otak.
Adapun langkah Pencegahan Rubella yang paling efektif adalah dengan vaksinasi, terutama bagi wanita yang berencana untuk hamil. Sekitar 90 persen orang yang menerima vaksin ini akan terhindar dari rubella. Sejak adanya program vaksinasi, jumlah kasus rubella yang tercatat secara global berkurang secara signifikan. Selain vaksin, mencegah penularan dan penyebaran rubella juga penting cara-caranya meliputi hindari kontak dengan penderita sebisa mungkin, khususnya untuk ibu hamil yang belum menerima vaksin MMR dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, pindahkan penderita ke ruangan terpisah yang jauh dari anggota keluarga, menjaga kebersihan diri, misalnya selalu mencuci tangan sebelum makan, setelah bepergian, atau jika terjadi kontak dengan penderita.
Editor : Lina