Sidoarjo, Seluruh anggota Kodim 0816 Sidoarjo tiba-tiba dites urin. Ini untuk mencegah penyalahgunaan bahaya narkoba dilingkungan TNI. Tes urine yang digelar secara mendadak tersebut digelar di aula Makodim Sidoerjo dan diikuti hampir seluruh jajaran anggota.
Menurut Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Fadli Mulyono menyampaikan jika bahaya narkoba sudah sangat menghawatirkan dan sudah menjadi musuh bersama. Dia juga berharap pada peserta tes urine agar mengikuti dengan seksama.
"Anggota jangan ada yang menyentuh narkoba. Apalagi mencoba narkoba. Sudah banyak contoh korban narkoba merusak segalanya untuk itu hindari dan jauhi narkoba," ujarnya, usai Sosialisasi Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Tes Urine dalam Rangka Giat BIN Intel PAM bagi personil Kodim 0816 Sidoarjo. Fadli Mulyono, menambahkan agar anggotanya untuk mengikuti program penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu ia meminta untuk kampaye tentang bahaya narkoba di wilayah binaannya.
"Sehingga warga terhindar dari ancaman nyata bahaya narkoba, lakukan sinergitas dengan apkam yang lain dikewilayahannya secara bersama sama dan lakukan pelaporan secara prosedural bila.menemukan pengguna dan pengedar narkoba," paparnya.
Sementara Kepala BNNK Sidoarjo AKBP Indra Brahmana mengatakan Indonesia darurat narkoba bermacam macam jenis narkoba beredar. "Banyak yang mati karena narkoba, kalau ada yang kecanduan segera melapor akan direhabilitasi secara gratis," tukasnya
Dari pelaksanaan giat tes urine sebanyak 75 orang personil jajaran kodim 0816. Selama tes urine tidak ditemukan adanya indikasi narkoba bagi para anggota TNI.
Editor : Lina