Bantu warga Sidoarjo, Kodim 0816 gelar khitanan massal

kodim0816-sidoarjo.com

Sidoarjo, Kodim 0816/Sidoarjo.

Dalam Rangka HUT ke 72 Tahun 2018, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIII Kodim 0816/Sidoarjo menggelar bakti sosial Khitanan massal digelar di Makodim 0816/Sidoarjo. Acara ini diikuti oleh 50 anak. Khitanan Massal ini sekaligus rangkaian peringatan Harlah Harian Duta Masyarakat ke 17. Rabu, 21/3/2018.

Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama serta dukungan dari Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) dan Harian Duta Masyarakat yang kebetulan juga memperingati Ulang Tahun yang ke 17.

Karena itu, Dandim 0816/Sidoarjo berharap, “Momentum khitanan massal ini sebagai wujud bahwa Kodim 0816 Sidoarjo selalu menjalin silaturrahim dengan masyarakat. Kerja sama dengan elemen masyarakat diharapkan terus terjalin dengan baik. Oleh sebab itu, Kodim 0816 memiliki itikad dan keinginan untuk selalu membantu warga dan hadir sebagai bagian dari komponen masyarakat.” ujarnya.

Dalam pelaksanaan ini, Khitanan massal ditangani oleh tenaga ahli medis. Panitia mengikutsertakan tujuh orang dokter, asisten dokter, perawat dan Apoteker fokus untuk memberikan obat yang nantinya diberikan kepada peserta khitan.

Selain diberikan secara gratis, peserta khitanan massal juga mendapatkan uang saku dan souvenir yang sudah disediakan panitia. Menurutnya, YDSF yang bergerak di bidang zakat, infaq, pendidikan, dakwah, sosial dan kemanusiaan sering mengadakan khitanan massal.

Letkol Fadli mengucapkan, “Terima Kasih kepada Yayasan Dana Sosial Al Falah (YSDF) dan Harian Duta Masyarakat serta seluruh anggota Kodim 0816/Sidoarjo atas kerjasama dan dukungannya. Sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar dan aman. Kegiatan ini dilaksanakan bukan hanya mencari pencitraan, akan tetapi murni ingin membantu warga khususnya masyarakat Sidoarjo agar kita lebih dekat lagi hubungan silahturahmi.” Pungkasnya.

Sementara General Manager Duta Masyarakat menambahkan, “Kami berharap kerja sama yang baik antara Duta Masyarakat dan Kodim 0816 Sidoarjo tidak terhenti pada bhakti sosial saja, namun bersama-sama bekerjasama yang lebih besar, yakni memerangi hoax. Pasalnya berita-berita hoax sudah mulai mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.” Tuturnya. (Ly)

Editor : Lina

Berita Terpopuler
Berita Terbaru