Sidoarjo, Danramil 0816/Sidoarjo memerintahkan anggota Ramil 01 siap siaga di wilayah Sidoarjo khususnya di Kelenteng untuk antisipasi dan mewaspadai ancaman terror atau perusakan hingga pembakaran kelenteng . Kegiatan ini bekerja sama antara TNI dan Polri yang terpusat di tempat ibadat Tri Dharma (TITD) Tjong Hok Kiong Sidoajo pada hari minggu 31 Juli 2016 siang.
Mengapa kegiatan ini dilakukan? Karena ada insiden pembakaran enam kelenteng yang terjadi di Tanjungbalai, Sumatera Utara sehingga menyebabkan kelenteng rusak dan tidak bisa digunakan. Oleh karena itu, TNI dan Polri saling bekerjasama untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal yang sama di wilayah Sidoarjo.
Tengah malam Koramil dan Polsek Kota Sidoarjo melaksanakan penyisiran di sekitar kelenteng. Tim ini langsung memeriksa semua bangunan kelenteng mulai tempat sembahyang hingga beberapa ruangan lainnya termasuk gor olahraga basket. Tidak ada satupun yang terlewatkan untuk diperiksa sampai dapat diyakinkan tempat tersebut aman dan terhindar dari gangguan baik dari dalam maupun luar kelenteng.
Kapten Inf Ghofur selaku Danramil Kota Sidoarjo mengatakan, sesuai instruksi pimpinan, agar kelenteng di masing-masing wilayah diperiksa kondisinya. “Agar tidak ada terjadi aksi perusakan hingga pembakaran terulangdan ,” katanya.
Beliau berharap kegiatan yang terjadi di Sumatera Utara tidak terulang kembali khusunya di wilayah Sidoarjo dan akan koordinasi dengan polisi untuk menjaga wilayah teritorialnya. Beliau siap untuk melaksanakan pengamanan dan menurunkan babinsa untuk mengawasi kelenteng secara khusus. Bukan karena ada kejadian tersebut akan tetapi akan bertingkat dan berlanjut ,” paparnya.
Menurut salah satu pengelola TITD Tjong Hok Kiong, Halim, mengaku mersakan aman dan tidak ada kekhawatiran karena telah dibantu oleh Instansi TNI dan Polri dan berharap akan terus berkomunikasi dengan masyarakat sekitar kelenteng.(Ly)
Editor : Pak RW