Sidoarjo. Salah satu cara menghormati para leluhur dan pendahulu yang membuka perkampungan (babat alas) di Desa Pagerngumbuk Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo diwujudkan melalui ruwah desa, pada Jum at malam (12/04/2019).
Ruwah desa ini juga sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT, atas segala rahmat yang telah diterima selama ini,. Ruwah Deso sudah menjadi tradisi turun temurun di kalangan masyarakat. yang rutin diadakan setiap tahun.
Ada beberapa kegiatan yang dikemas dalam rangka ruwah dusun oleh panitia dusun yang telah ditunjuk dan dipercaya warga masyarakat, salah satunya kegiatan pengajian umum yang diselenggarakan pada Jum at tanggal 12 April 2019, pukul 19.30 s.d. 22.45 WIB dengan menghadirkan pembicara atau penceramah Ust Rois And Robbis .
Sambutan Ketua Panitia sekaligus Kades Pagerngumbuk Bapak Choirul Anam ST diantaranya mengajak semua warga Desa Pagerngumbuk saling menghormati dalam melaksanakan Ibadah dan saling menjaga ketertiban dan keamanan bersama lingkungan masing masing.
Ceramah agama atau Tauziyah yang disampaikan oleh Ust Rois And Robbis mengupas tentang do'a untuk leluhur yang telah berpulang ke rahmatullah sangat dianjurkan dalam Ajaran Islam khususnya NU. Bahwa ruwah Desa/Dusun sangat baik dilaksanakan untuk berdo’a kepada Allah SWT dan mengenang para leluhur Desa/Dusun yang telah mendahului kita serta mengingatkan kita akan kematian.
Tampak hadir dalam pengajian tersebut, Perangkat Desa Pagerngumbuk, Babinsa Pelda H M Sugiyo dan Bhabinkamtibmas aipda Toni Nurwahib, tokoh agama, tokoh masyarakat tokoh pemuda dan warga Desa Pagerngumbuk dan sekitarnya (Lyn/Arfn)
Editor : Lina