Sidoarjo – Perhelatan Kirab Budaya yang diselenggarakan di desa Banjarkemantren tersebut dilaksanakan pawai budaya yang melibatkan seluruh unsur Masyarakat yang akan menampilkan khasanah budaya beraneka ragam. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari minggu tgl 28/4/2019
“Kami akan libatkan seluruh komponen Masyarakat untuk memperlihatkan khasanah budaya masing-masing. Rencananya kami akan menyiapkan kurang lebih 1.000 penampil yang terdiri dari perwakilan masing masing RT, diharapkan pawai ini bisa diikuti oleh 1.000 peserta” ujar Ahmad Khasmuru selaku kepala desa Banjarkemantren saat melakukan pertemuan penjajakan kerja sama dengan Seluruh perangkatnya termasuk didalamnya ketua RT/Rw maupun Babinsa desa Banjar kemantren Serka Tedi S, Babinsa Serka Tedi S mendapatkan tugas sebagai tim keamanan yang bekerjasama dengan pihak kepolisian yaitu Polsek Buduran . Rakor dilaksanakan agar dalam pelaksanaan nantinya bisa berjalan dengan tertib, aman dan lancar.
Rencananya, ribuan peserta tersebut akan menyuguhkan kirab budaya beraneka ragam, yang sudah disesuaikan dengan objek Pemajuan Kebudayaan. Dalam kata lain bebas memilih kebudayaan apa saja yg penting tdk menyimpang dari budaya indonesia Pawai budaya tersebut bergera/Start dari Balaidesa Banjarkemantren keliling desa dan finis di depan balaidesa Banjarkemantren kembali.
Seperti diketahui, usai disahkannya Undang-undang No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan pada April 2017, kini Indonesia tengah bersiap menyusun Strategi Kebudayaan yang akan disahkan dalam Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) . Adapun untuk menyusun Strategi Kebudayaan, pemerintah khususnya Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendorong pemerintah daerah di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk menyusun Pokok-Pokok Pikiran Daerah (PPKD).( Lyn/Swd)
Editor : Lina