Tanamkan Kedisiplinan, Babinsa Koramil Prambon Latih PBB Siswa Baru SMP Budi Utomo.

kodim0816-sidoarjo.com


- Guna menanamkan kedisiplinlan kepada para siswa/i baru SMP Budi Utomo, yang sedang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Babinsa Koramil 0816/ 12 Prambon Sertu Dampar Budiono dan Sertu Nuril dipercaya memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), Sabtu (20/7/19).

Yang mana semboyan yang dipegang teguh TNI yaitu "Disiplin adalah nafasku". Sebab, disiplin adalah modal utama dalam melakukan setiap hal, baik dalam pekerjaan maupun melakukan ibadah.

Pelatihan PBB tersebut, juga bertujuan  untuk menumbuhkan rasa persatuan, rasa tanggung jawab dan dapat meningkatkan kedisiplinan yang tinggi. Selain itu latihan PBB ini bermanfaat untuk melatih daya konsentrasi tiap murid tentang solidaritas sesama tim.

Pelatihan PBB  diawali dengan memberikan teori kepada siswa-siswi baru, kemudian dilanjutkan dengan materi praktek, agar tertanam betul dibenak siswa-siswi tersebut tentang kedisiplinan.

"Ini adalah merupakan dasar dalam membentuk sikap mental dan karakter yang baik," ujar Sertu Dampar Budiono.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Budi Utomo, Ibu Indiyah Kartini S.Pd, mengatakan, kehadiran Babinsa dalam memberikan pelatihan PBB  merupakan permintaan langsung dari pihaknya.

Yang mana maksud dan tujuannya adalah, agar siswa-siswi baru ini memiliki kedisiplinan yan tinggi agar terbentuk sikap dan karakter yang baik. Siswa-siswi baru ini pun terlihat antusiasme dengan pelatihan yang diberikan oleh Babinsa, pungkasnya.

Danramil 0816/ 12 Prambon Kapten Inf Dwi Umiyanto bahwa rasa cinta tanah air perlu ditanamkan pada diri anak sejak usia dini agar generasi muda penerus bangsa dapat memiliki sikap cinta tanah air yang tinggi dan tingkah laku yang berguna bagi masyarakat dan negara serta dapat menghindari hal-hal yang menyimpang dari norma-norma, dan dapat menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan dan norma-norma yang berlaku.

Menanamkan rasa cinta tanah air pada anak usia dini itu seperti melaksanakan upacara setiap hari senin dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan membacakan teks Pancasila sebagai pengenalan tentang cinta tanah air kepada anak.

Selain itu anak pun dikenalkan serta diajarkan tentang kebudayaan-kebudayaan Indonesia, memperingati hari besar nasional dengan kegiatan lomba atau pentas budaya seperti merayakan hari kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus, memakai pakaian adat ketika memperingati hari Kartini, memperkenalkan peninggalan-peninggalan sejarah berupa gambar, mengenalkan rumah adat dan pakaian adat berupa gambar, serta anak diajak untuk mengunjungi museum terdekat, dan lainnya.

Contoh menanamkan rada cinta tanah air seperti di atas misalnya merasakan hari kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus guru pun mengadakan lomba untuk anak-anak dalan rangka merayakan hari kemerdekaan dengan penuh kegembiraan, lalu merayakan hari Kartini yaitu setiap guru memakai kebaya dan anak-anak memakai pakaian adat yang berbeda-beda dengan merayakan hari Kartini guru dapat menjelaskan dan memberitahu pakaian adat setiap daerah.

Selain merayakan hari besar nasional guru pun menanamkan rasa cinta tanah air melalui upacara bendera dengan mengibarkan bendera merah putih pada setiap hari senin, menyanyikan lagu kebangsaam Indonesia raya untuk menumbuhkan cinta tanah air dan jiwa nasionalisme generasi muda penerus bangsa.

Dengan menanamkan rasa cinta tanah air pada anak usia dini agar generasi-generasi penerus bangsa bangga dengan kebudayaan bangsa Indonesia dan melestarikan kebudayaan Indonesia, dan dapat bersaing dengan negara lain, ujar Danramil.

Editor : Lina

Berita Terpopuler
Berita Terbaru