AKIBAT tidak dijaga dan diperhatikannya saluran air menyebabkan pendangkalan pada irigasi pertanian. Akibatnya, bisa menghambat proses pengolahan lahan petani, apa lagi saat musim kemarau tiba.banyak lahan yang membutuhkan air, namun air tidak mengalir ke persawahan.(25/11/2019)
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Babinsa 0816/05 Tulangan Serka M.Kudhori saat menghadiri rapat turun tanam di balai Desa Grabagan Kec.Tulangan, normaslisasi saluran Sungai Purboyo 1 tepatnya di Dusun Jabon.
"Perlu dilakukan langkah yang tepat serta efektif guna memperlancar pengairan, yaitu melalui normalisasi irigasi," ujar Serka M.Khudori.
Khudori menuturkan pedangkalan saluran air merupakan permasalahan klasik yang disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya tumpukan sampah, juga masih adanya sebagian masyarakat yang belum sadar akan kebersihan dengan membuang sampah di saluran air.
Bapak Mustakim (48)Dinas Pengairan Sidoarjo menyampaikan, dengan normalisasi, saluran air dapat berfungsi agar air mengalir dengan baik memenuhi kebutuhan petani. Karena saluran irigasi merupakan salah satu faktor penunjang dalam bidang usaha pertanian.
"Saluran irigasi penting dalam bidang pertanian, tanpa adanya sistem irigasi, usaha pertanian tidak akan berjalan maksimal," jelasnya.
"Kami hanya menyediakan alat sedangkan pengerjaan atau biaya operasional kita kembalikan kepada masyarakat. Alat tersebut kita pinjami secara gratis sebagai bentuk dukungan pemerintah, agar petani Grabagan lebih maju dan sejahtera," ucap Mustakim.( Iwn)
Editor : Lina