Gerakan Peduli Sungai Desa Segodo Bancang Kecamatan Tarik Di Hadiri Bupati Sidoarjo

kodim0816-sidoarjo.com



Tarik- Sidoarjo.Minggu pagi, 22/12/2019. Dalam rangka Peduli lingkungan Forkopimka Tarik bersama masyarakat desa Segodo Bancang, Melaksanakan gotong royong kerja bhakti membersihan sampah disepanjang sungai kedungguling sepanjang 3 km, yang berlokasi diperbatasan desa Segodo Bancang dan desa gagang, Acara ini  bertema Peduli Sungai dengan tujuan mengajak seluruh lapisan masyarakat di kecamatan tarik khususnya desa Segodo Bancang dan sekitarnya, agar mau peduli terhadap  Saluran sungai yang terbebas dari berbagai sampah, baik sampah organik maupun non organik yang dapat merusak lingkungan.


Peduli sungai ini merupakan  tindakan yang terpuji. Dengan lingkungan yang bersih, rapi dan indah, tentunya akan sangat nyaman, aman untuk bertempat tinggal, Aliran Sungai ini dibersihkan berguna sebagai saluran irigasi sawah di desa segodo Bancang dan desa lainnya.

Acara Peduli Sungai yang di hadiri kurang lebih 350 orang, di antaranya di hadiri Bupati Sidoarjo Bapak Saiful Ilah, Ketua DPRD Bapak Usman, Kepala PU Bina Marga Ibu Sunarti Setyoningsih, Kepala DLHK Bapak Sigit Setyo, Dirut PDAM Bapak Basid, Camat tarik Bapak Iswadi Pribadi S. SOS MMT, Danramil Tarik Kapten Arm Teguh Yudi Irbayanto SH, Kapolsek Tarik Akp Nadzir Syah Basri SH, dan seluruh Kepala Desa Se-Kecamatan Tarik Serta warga masyarakat Segodo Bancang dan sekitarnya.

Dalam Sambutanya Bupati Sidoarjo Bapak Saiful Ilah "Mengatakan" Kegiatan Peduli Sungai merupakan salah satu kegiatan amal dimana setiap orang akan menjaga dan membuang sampah pada tempatnya, itu semua kalau dilaksanakan tentunya menyelamatkan makluk hidup dan lingkungan yang tadinya kumuh, bau akan menjadi nyaman dan indah di lihat,  Kegiatan Gotong-royong ini juga merupakan bentuk kerjasama dan juga  untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kepedulian kebersihan terhadap lingkungan.

“Beliu Juga Berharap kepada masyarakat yang hadir untuk kesadarannya membersihkan sungai dari rumput liar dan jangan membuang sampah disungai lagi padahal membuang sampah akan berdampak tersumbatnya Sungai atau saluran air dan tidak baik untuk kesehatan, oleh karena itu kami menghimbau kepada masyarakat agar tiap-tiap rumah mempunyai tempat sampah dan untuk sampahnya bisa diambil diangkut mobil dinas kebersihan setempat. "Pungkas". Bapak Saiful Ilah.

Editor : Lina

Berita Terpopuler
Berita Terbaru