Jabon Sidoarjo - Terasi yang merupakan bumbu masakan olahan berbahan dasar Udang rebon,bumbu terasi ini sangat unik dan sangat bau sekali tetapi sangat lezat. Menurut Karyawan, proses pembuatan terasi secara tradisional itu merupakan warisan para pendahulu yang diterima secara turun temurun. Meski proses pengolahannya ketinggalan dengan buatan pabrik, aroma dan cita rasanya belum tertandingi. Penggemarnya pun bisa dibilang fanatik.
Pada kesempatan tersebut Babinsa Koramil 0816/08 Jabon Babinsa Desa Dukuhsari Sertu Indro Setiyawan laksanakan Komunikasi Sosial bersama Sdr Kosim 48 th, salah satu masyarakat yang berprofesi pencetak terasi yang bertempat di Dsn Kluweh Desa Dukuhsari, Kecamatan Jabon, Kamis (19/03/2020).
Dalam hal ini, sertu Indro Setiyawan mengungkapkan “dimakan langsung enak, untuk sambal atau buat masak tumis,” tuturnya, sembari menghaluskan udang. Salah satu kekhasan terasi ini karena dibuat tanpa campuran bahan lain, kecuali udang. Cita rasanya tidak tercampur dengan aroma maupun pengaruh bahan lain. “Ini dibuatnya asli dari udang tidak ada campuran bahan lain,” ucap Bapak Babinsa.
Kegiatan Komunikasi Sosial tersebut bertujuan agar terjalinnya hubungan Silahturahmi antara Babinsa dengan pemilik dan karyawan pengolahan terasi, serta sekaligus menghimbau agar mereka selalu tetap semangat bekerjasama sehingga terciptanya persaudaraan.
Dan Sdr Kosim selaku pemilik Olahan Terasi, berterimakasih atas kedatangan Bapak Babinsa yang mau menyempatkan waktu untuk datang dan memberikan arahan kepada kami prihal usaha mikro kami ini. Sehingga untuk kedepannya kami bisa lebih bersemangat dan bisa mengembangkan usaha kami lebih maju lagi.
Editor : Lina