Peran TNI Dalam Penanganan dan Pencegahan Paham Radikalisme

kodim0816-sidoarjo.com

Sidoarjo. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo telah membentuk Forum Kewaspadaan Dini masyarakat (FKDM) mulai dari Tingkat Kabupaten sampai Kecamatan. Forum ini dibentuk dalam upaya deteksi dini dan cegah dini terhadap timbulnya permasalahan tengah-tengah masyarakat demi menjaga stabilitas keamanan Kabupaten Sidoarjo selalu Kondusif.

Rabu (21/09) bertempat di Aula Wr Redjo Cemengkalang, Kab. Sidoarjo telah diadakan Sosialisasi dalam Peranan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dengan tema" Terhadap Pencegahan Bahaya Radikalisme" yang dihadiri + 100 orang anggota FKDM se Kabupaten Sidoarjo.

Dalam hal ini Letkol Inf Andre Julian, S.I.P selaku Komandan Kodim 0816/Sidoarjo secara langsung menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut dengan membawakan tema" Peran TNI Dalam Penanganan Dan Pencegahan Paham Radikalisme".

Diatur dalam Undang-undang No. 34 Tahun 2004 tentang TNI Pasal 7 ayat (1) Tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD tahun 1945 serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Dalam ceramahnya, Letkol Inf Andre menjelaskan tentang metode yang digunakan untuk memerangi bahaya dan ancaman kelompok Radikalisme dengan menggunakan metode Pembinaan Teritorial antara lain dengan kegiatan Bhakti TNI, Komunikasi Sosial dan Pembinaan terhadap masyarakat di wilayah baik secara Individu, Keluarga, Kelompok masyarakat serta masyarakat umum.

Selain itu Letkol Inf Andre juga mengatakan TNI wajib memelopori aksi dilapangan secara langsung bersama seluruh komponen masyarakat dengan meningkatkan kerjasama dalam menjaga keamanan serta kedaulatan bangsa dan negara. Karena sinergitas TNI, Polri, Aparatur Pemerintahan dan seluruh Masyarakat merupakan kata kunci keberhasilan dalam pencegahan dan penanganan radikalisme, tutur Letkol Inf Andre Julian. (dik)

Editor : Pak RW

Berita Terpopuler
Berita Terbaru