Gubernur Jawa Timur Meninjau Tempat Pemrosesan Akir (TPA) Sampah Di Kecamatan Jabon.
Jabon Sidoarjo – Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa meninjau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah bersama Bupati Sidoarjo beserta jajaran terkait Yang berada di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Rabu 17/03/2021.
Gubernur Jatim tiba di TPA kec Jabon disambut Bupati Sidoarjo beserta Forkopimka kec Jabon, Hadir dalam kegiatan tersebut antata lain, Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa. Bupati Sidoarjo bpk H Ahmad muhdlor Ali S.Ip bersama para staf. Sekda sidoarjo Bpk Zaini, Asisten 1 Bpk Ainur, Kabiro kesos Propinsi Bpk Dr Hudiyono Msi, Camat Jabon Bp. Moh Aziz Muslim S. Sos. Waka polresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, Danramil jabon 0816/08 kapten Arm Didik supandi beserta anggota, Kapolsek Jabon Akp Sumarsono beserta anggota, Kepala desa Kupang Bp Muhamad beserta staf, Sekcam Bu Hj Dra Lenny Kumalasari M.M beserta Staf, Kasi Trantib Kec. Jabon Bp Yahya Dahari, SH.
Dalam kegiatan tersebut Gubernur Jatim mendapat Paparan tentang lokasi dan bangunan oleh Bapak Reva, dan di lanjutkan pemberian sembako kepada pekerja TPA oleh Gubernur Jatim dan Bapak Bupati sidoarjo, serta peninjauan tempat pengolahan sampah dan tempat pembuangan akhir.
TPA ini menggunakan sistem sanitary landfill. Pengoperasian TPA dengan sistem sanitary landfill akan meminimalisir dampak pencemaran, baik air, tanah, maupun udara sehingga lebih ramah lingkungan.
Di lokasi, Bu Gubernur meninjau langsung beberapa area seperti Sorting Plant, Composing Plant, serta area Landfill. Usai melakukan peninjauan, Khofifah menyebut bahwa keberadaan TPA ini dapat memberikan multiplier profit antara lain menghasilkan kompos dari proses sorting plant yang dilakukan.
Bu Gubernur mengatakan, selain di kabupaten Sidoarjo, format TPA seperti ini juga disiapkan Kementerian PUPR di Kabupaten Sidoarjo. Sehingga, format sorting dan composing yang menghasilkan kompos dan pupuk organik ini dapat memberikan manfaat yang cukup signifikan terutama bagi sektor pertanian di wilayah sekitarnya.
Serta Bu Gubernur Jatim mengatakan, tidak kalah penting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, yang terpenting lagi perlunya edukasi kepada masyarakat untuk memilah sampah yang akan dibuang, seperti memisahkan sampah plastik, kaca, kertas, dan sampah basah yang bisa terurai. Kegiatan sekesai dalam keadaan tertip dan aman.
Editor : Lina