Sidoarjo
Kodim 0816/Sidoarjo terus aktif menggalang pertemuan dengan para tokoh lintas agama, tokoh masyarakat untuk menyamakan persepsi di dalam menangkal paham radikalisme dan terorisme, dengan tujuan akhir memperkuat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kodim 0816/Sidoarjo menggelar kegiatan komunikasi sosial dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, bersama kita mencegah dan menangkal bahaya radikalisme di wilayah Kabupaten Sidoarjo. TNI Bersama Masyarakat terus berinovasi dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme.
Kegiatan ini dipimpin langusng oleh PJS Kasdim 0816/Sidoarjo Kapten Inf Dwi Umiyanto, Beliau menegaskan Pengawasan pencegahan radikalisme -terorisme yang diadakan di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Senin (7/6/2021).
Menurut dia, Indonesia sebagai negara ber-Bhinneka Tunggal Ika, selama ini rentan dimanfaatkan kelompok radikal dengan tujuan memecah belah persatuan dan kesatuan, khususnya dari sisi ideologi. Untuk membangun daya tanggal masyarakat dari paham radikalisme-terorisme, diperlukan keberadaan para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan produkdit yang mampu menangkal paham yang menyesatkan, yang merorong keutuhan bangsa. Melalui dialog lintas agama, akan menjadi wujud nyata untuk menggelorakan prinsip bela negara, setia dan cinta NKRI, implementasi ajaran agama damai, mencegah pengaruh radikalimse, serta mencegah pengaruh ajaran terorisme."
Karena itu, Dia meyakini upayanya menanamkan nilai-nilai keindonesiaan serta nilai nonkekerasan. Hal ini berlangsung melalui pendidikan baik formal maupun nonformal dan kita akan terus mendorong keterlibatan para pemuka masyarakat dan agama, dalam bentuk sinergritas melakukan pencegahan," ujar Kapten Dwi Umiyanto. Sementara itu terkait inovasi pencegahan bahaya radikalisme-terorisme bisa melalui berbagai sosialisasi media, baik online maupun offline, menjadi sebuah edukasi terhadap publik dari kemungkinan penyusupan radikalisme dan terorisme. (Lyn)
Editor : Lina