Pendayagunaan limbah sampah menjadi lahan agrowisata di Kebaron Tulangan

kodim0816-sidoarjo.com

Babinsa Komsos Dengan Kepala Desa Tentang Memanfaatkan Limbah Sampah Organik Dan Nonorganik Untuk Timbunan Lahan Parkir Di Area Wisata Kebun Jambu

Koramil 0816/05 – Babinsa Desa Kebaron Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo Mendampingi Bapak Suwito selaku Kepala Desa Kebaron yang dimana beliau “Suwito” selalu memiliki inovasi dalam membina warga Desanya, berbagai kiat selalu dimunculkan dalam bertugas sebagai Kepala Desa, sela-sela waktu bapak Suwito yang Didampingi oleh Babinkamtibman serta Babinsa beliau melaksanakan pengecekan di TPA sampah Desa Kebaron serta mengepulkannya di suatu tempat yang dimana tempat tersebut rencananya akan dijadikan lahan parkir bagi para pengunjung di kebun jambu yaitu salah satu tempat wisata kebun jambu milik desa kebaron. Senin (04/10/21).

Ini merupakan program yang ada di Dusun berkat sentuhan babinsa dan babhinkamtibmas serta program kerja desa kebaron yang di prakarsai oleh bapak Suwito dalam hal ini Kepala pemerintahan tingkat desa diwilayah Desa kebaron kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. untuk mengurangi tingkat polusi yg dapat mengganggu kebersihan lingkungan, memunculkan ide kreatif agar menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan oleh warga setempat, serta dapat menarik minat para pengunjung dalam berwisata di kebun jambu milik pemerintahan desa kebaron.

Bapak Suwito yang didampingi Babinsa serta Babhinkamtibmas beliau memberikan motivasi kepada warga agar warganya selalu menjaga lingkungan yg bersih dan utk mengolah sampah sehingga tercipta lingkungan yg bersih dan ramah lingkungan.

Sedikit membahas tentang ikon Desa Kebaron yaitu tentang POKDARWIS, Babinkamtibmas Aipda Rully serta Babinsa Serma Edi sering mengunjungi tempat wisata desa binaan yaitu tentang ladang kebun jambu dengan luas kurang lebih 4 hektar terhamparan pohon buah jambu tampak menghiasi kebun seluas kira-kira 4 hektar tersebut, yang tersebar di Desa kebaron Kecamatan Tulangan. Kebun jambu yang menjadi ikon wisata desa itu, sangat menarik untuk dikunjungi.

Menurut dari beberapa pengunjung yang pernah datang berwisata di kebun jambu tersebut mengaku kagum dengan budidaya jambu yang berada di Desa kebaron. Selain sangat menarik untuk wisata dikebun dengan petik buah langsung yang masih segar, juga memiliki cakupan yang luas yang tersebar dibeberapa titik. Bahkan sangat mudah dijangkau, karena lokasinya yang strategis di dekat jalan raya Provinsi. “Ini menjadi alternatif wisata yang menyuguhkan model wisata menarik, karena di Kecamatan Tulangan baru ada seperti agrowisata dengan kemasan pertanian,” ujar Salah satu pengunjung.

Menurut Suwito tidak hanya sebagai desa wisata tapi lebih dari itu juga sebagai income untuk pendapatan baik masyarakat pada lingkup kecil keluarga maupun pendapatan desanya. Dalam pengelolaan kebun jambu ini, juga harus melibatkan lembaga desa dengan menyertakan Babinsa serta Babhinkamtibmas untuk andil, terutama olahan makanan lokal seperti dodol jambu. “Sehingga agrowisata ini bisa menjadi kebanggaan dan masyarakat merasa memiliki untuk ikut mensukseskan program usaha desa yang bekerjasama dengan masyarakat.

“Bagi pengunjung, bisa memanen buah dan cabe sesuai selera dengan harga yang terjangkau. Kelebihan berwisata di kebun jambu Munggasari selain segar buahnya dan bisa menikmati langsung, kusus jambu kristalnya memiliki rasa yang manis dan renyah. Untuk kualitas rasa dan kesegaran serta ketahanan jambu yang tidak mudah rusak, kami berani bersaing dengan daerah lain,” kata Suwito.

Tempat wisata kebun jambu tersebut sedikit demi sedikit telah dipenuhi dengan berbagai fasilitas seperti tempat ibadah, tempat buang air, dan sebagainya, tentunya dalam proses tersebut bapak suwito melibatkan segenap perangkat desa kebaron untuk bersama-sama bergotong royong dalam membangun desa yang di pimpinnya.

Editor : Lina

Berita Terpopuler
Berita Terbaru