*Upaya Babinsa Koramil 0816/ 06 Tgln Guna Dukung Swasembada Pangan*
Berbagai tantangan dihadapi pemerintah dalam mencapai target swasembada pangan, khususnya beras. Salah satunya adalah ketergantungan impor karena produksi dalam negeri belum mampu memenuhi target yang dibutuhkan. Bahkan, tahun ini Indonesia telah mengimpor sebanyak 3,6 juta ton beras.
Oleh karena itu, tahun ini pemerintah menargetkan produksi hasil panen padi dalam negeri dapat mencapai di atas 20 juta ton, atau naik sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2015. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam memenuhi target tersebut adalah dengan memberi bantuan peralatan dan mesin kepada petani supaya dapat meningkatkan hasil panennya.
Selain itu, pemerintah juga bekerja sama dengan pihak TNI sebagai tenaga pendampingan, agar pencapaian produktivitas beras bisa cepat tercapai. “Kami sangat membutuhkan TNI karena tenaga penyuluh di lapangan terbatas,” tutur Bpk Mustopa anggota Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Tanggulangin
Serda Alpirin Babinsa Desa Ketapang Koramil 06/ Tanggulangin aktif melakukan kegiatan pendampingan pertanian dan pemantauan perkembangan tanaman padi di lahan pertanian.
Adapun kegiatan ini selain merupakan salah satu bentuk pendampingan Babinsa kepada para petani , juga bertujuan untuk memantau perkembangan tanaman padi yang baru berumur kurang lebih 1,5 bulan, sehingga apabila ada gangguan atau serangan hama dan penyakit bisa segera dicegah dan diatasi dengan cara penyemprotan menggunakan insektisida.
Sebagaimana diketahui bahwa padi merupakan salah satu komoditas strategis bagi kebutuhan pangan masyarakat juga dari segi perekonomian cukup membantu masyarakat, karena selain sebagai bahan pangan juga bisa menjadi bahan baku untuk kebutuhan lainnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka pengembangan tanaman padi dengan produksi tinggi perlu terus diperluas dengan melaksanakan program-program yang telah ditetapkan oleh Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sidoarjo dan adanya partisipasi petani di wilayah pengembangan menjadi syarat mutlak menuju swasembada yang berkelanjutan.
Babinsa yang merupakan mitra Mantri Pertanian, PPL, POPT dan Pengairan diharapkan ikut mensukseskan tujuan pemerintah dalam swasembada pangan Nasional, diantaranya mendampingi Mantri Pertanian dan Penyuluh Pertanian Lapangan di lapangan. Apabila ada kendala terutama masalah tanaman, para petani bisa menyampaikan secara langsung kepada Babinsa untuk disampaikan kepada Dinas terkait dengan demikian permasalahan tersebut bisa segera diantisipasi sedini mungkin.
Editor : Pak RW