Apel Besar Bela Negara Kodim 0816/Sidoarjo

kodim0816-sidoarjo.com

Sidoarjo. Komando Distrik Militer (Kodim) 0816/Sidoarjo bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Sidoarjo dengan Program "Sidoarjo Siap 24 Jam". Program tersebut akan banyak kegiatan yang dilaksanakan Kodim 0816/Sidoarjo dalam menjaga stabilitas keamanan diwilayah Kab. Sidoarjo, salah satunya dengan melaksanakan kegiatan "Apel Besar Bela Negara" dalam Sidoarjo Siap 24 jam tahap 3 Tahun 2016 yang bertempat di Pendopo Delta Wibawa, Kab. Sidoarjo, Kamis (10/11).

Apel Besar Bela Negara Sidoarjo Siap tahap 3 ini melibatkan 700 orang peserta baik dari Forkompimda Sidoarjo, Forkopimka, Kades/Kakel, Babinsa, Babinkamtibmas, Ormas, Tomas, Toda dan Toga yang ada di seluruh wilayah Sidoarjo.

Acara tersebut merupakan wujud dalam upaya melaksanakan pembinaan wawasan kebangsaan di wilayah Kodim 0816/Sidoarjo, serta sebagai upaya dalam meredam isu SARA yang berkembang saat ini demi menjaga stabilitas keamanan bangsa, khususnya diwilayah Sidoarjo.

Dalam sambutannya Letkol Inf Andre Julian, S. IP mengucapkan banyak berterima kasih kepada Forkopimda Sidoarjo dan seluruh element masyarakat Sidoarjo atas sinergitasnya dan kebersamaannya dalam menjalankan tugas selama ini, khususnya tugas pokok dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara serta demi terciptanya Sidoarjo yang aman, nyaman dan tentram.

Pada kesempatan tersebut Letkol Inf Andre Julian menjelaskan bahwa saat ini bangsa Indonesia juga mendapat ancaman bahaya Proxy War, perang dimana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga atau kelompok lain sebagai pelaku untuk berperang melalui berbagai aspek (Ipoleksobud) dan aspek lainnya.

Berbagai contoh bahaya proxy yang ada di Indonesia saat ini antara lain; adanya Gerakan separatis, Demonstrasi massa, Sistem regulasi yang merugikan, Peredaran narkoba, Pemberitaan media yang provokatif, pornografi, Tawuran pelajar, Bentrok antar kelompok serta perkelahian antar Polisi dan TNI dan masih banyak lagi lainnya. Untuk itu diharapkan kita semua selalu waspada akan situasi dan kondisi yang ada, jangan mudah untuk terprovokasi serta jangan mudah menerima berita yang belum tentu kepastiannya, mari bersama-sama kita wujudkan Indonesia berdaulat, adil dan makmur, terang Letkol Inf Andre. (dik)

Editor : Pak RW

Berita Terpopuler
Berita Terbaru