Sidoarjo — Semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi sorotan utama dalam rapat pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Boro yang digelar pada Rabu malam, 14 Mei 2025, bertempat di Balai Desa Boro, Jl. Mangga No. 01, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Acara ini menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Boro dalam membangun sistem ekonomi berbasis kebersamaan dan kemandirian.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Boro, Serka Catur Wahyu S. dari Koramil 0816/06 Tanggulangin, turut hadir dan memberikan dukungan moril kepada warga. Kehadiran Babinsa menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung inisiatif masyarakat desa dalam mewujudkan kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan.
Acara dibuka dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menggema penuh semangat di ruang pertemuan balai desa. Momen tersebut menjadi simbol semangat nasionalisme dan tekad untuk membangun desa melalui jalur ekonomi kerakyatan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Boro, Bapak Soichunnuruddin, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran seluruh undangan dan mengungkapkan harapan besar terhadap koperasi ini sebagai sarana untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa. “Kita bersyukur diberi kesempatan berkumpul dalam keadaan sehat. Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi wadah yang membawa perubahan nyata bagi perekonomian warga. Kekuatan kita ada pada kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Perekonomian Kecamatan Tanggulangin, Bapak Junaidi, menjelaskan secara rinci tujuan dan manfaat dari pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Koperasi ini dirancang untuk bergerak dalam berbagai sektor, mulai dari layanan simpan pinjam, usaha pertanian dan peternakan, hingga industri kecil dan pelayanan masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan. “Koperasi ini bukan sekadar badan usaha, tapi juga alat pemberdayaan. Dengan koperasi, masyarakat bisa mengelola potensi ekonomi desa secara mandiri, transparan, dan berkelanjutan,” tutur Junaidi dalam pemaparannya.
Serka Catur Wahyu S., yang hadir mewakili Koramil 0816/04 Tanggulangin, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif warga. Ia menilai pembentukan koperasi sebagai langkah positif yang dapat memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat desa, terutama dalam menghadapi tantangan global saat ini. “Sebagai Babinsa, saya sangat mendukung upaya ini. TNI hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tapi juga siap membantu masyarakat dalam setiap kegiatan pembangunan, termasuk pemberdayaan ekonomi seperti ini,” ujar Serka Catur dengan penuh semangat.
Kegiatan rapat berlangsung tertib, hangat, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Diskusi berjalan aktif dengan banyak masukan dari warga mengenai rencana kerja koperasi, struktur organisasi, hingga jenis usaha yang akan dijalankan ke depannya.
Koperasi Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi simbol semangat kemerdekaan dalam bidang ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Boro. Partisipasi aktif seluruh elemen desa—dari pemerintah, tokoh masyarakat, hingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas—menjadi fondasi kuat bagi koperasi ini untuk berkembang dan memberi manfaat luas.
Dengan terbentuknya koperasi ini, langkah baru telah dimulai menuju desa yang lebih mandiri, kuat secara ekonomi, dan solid dalam semangat kebersamaan. Harapan akan masa depan yang lebih sejahtera pun mulai tumbuh dari akar rumput, dan TNI tetap siap berdiri bersama rakyat di setiap langkahnya.
Editor : Lina