Sidoarjo – Senin, 13 Oktober 2025. Dalam upaya memperkuat ketahanan sosial dan membentengi generasi muda dari berbagai ancaman yang bersifat destruktif, Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo, menjadi tuan rumah kegiatan Optimalisasi Pencegahan dan Penanganan Terhadap Bahaya Destruktif bagi Generasi Muda dan Masyarakat Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Urangagung tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Bapak M. Agil Efendi (Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo), Bapak Fedrik Suharto (Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo), Kompol Deni dari Densus 88, Bapak Gilang Ramadhan (Kepala Kelurahan Urangagung), serta Serka Sukaryono (Babinsa Koramil 0816/01 Sidoarjo Kota). Tak kurang dari 80 warga masyarakat Kelurahan Urangagung turut hadir dengan antusias dalam kegiatan yang sarat edukasi tersebut.
Acara dibuka pada pukul 09.00 WIB dengan suasana yang hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Kepala Bakesbangpol Sidoarjo, Bapak Fedrik Suharto, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai potensi dan ancaman yang dapat timbul kapan saja di tengah masyarakat. “Kewaspadaan harus terus ditingkatkan agar kita tidak lengah terhadap ancaman yang dapat merusak persatuan dan kedamaian bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Bapak M. Agil Efendi, menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang majemuk, multietnis, dan memiliki potensi luar biasa. Namun, di sisi lain, kemajemukan ini juga berpotensi menimbulkan kerawanan jika tidak dikelola dengan baik. “Diperlukan sinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk melakukan deteksi dini serta cegah dini terhadap bahaya destruktif, agar masalah tidak berkembang menjadi krisis sosial,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Sukaryono, Babinsa Koramil 0816/01 Sidoarjo Kota, turut memberikan pandangan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Ia menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air kepada generasi muda. “Babinsa siap mendukung setiap kegiatan positif yang memperkuat karakter masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bersifat merusak dan memecah belah,” tutur Serka Sukaryono.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara para narasumber dan warga yang hadir. Antusiasme masyarakat tampak jelas dari berbagai pertanyaan dan masukan yang disampaikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan kewaspadaan, serta aktif berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Editor : Lina