Sidoarjo – Minggu, 19 Oktober 2025. Suasana penuh semangat kebersamaan dan nuansa religius terasa hangat di lingkungan Pondok Pesantren Tanwirul Afkar, Dusun Wadang, Desa Tempel, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Di tempat inilah dilaksanakan Pelantikan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Krian Periode 2025–2028, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB tersebut dihadiri oleh berbagai unsur forkopimka, tokoh agama, dan elemen masyarakat. Hadir dalam kesempatan itu antara lain Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Isnaini, Camat Krian Ahmad Fauzi, Danramil 0816/09 Krian Kapten Arm Teguh Yudi Irbayanto, S.H., Kapolsek Krian yang diwakili Iptu Ketut, Pimpinan Pondok Tanwirul Afkar Ustaz Zamzuri, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Ketua GP Ansor Kabupaten Sidoarjo, Ketua Syuriah NU Kecamatan Krian, Ketua Fatayat dan Muslimat NU, perwakilan LSM Lira, serta seluruh pengurus dan kader GP Ansor Kecamatan Krian.
Rangkaian acara diawali pada pukul 11.00 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang menggema penuh khidmat di halaman pondok, diikuti suasana haru dan bangga dari para hadirin. Dilanjutkan dengan pelantikan pengurus baru PAC GP Ansor Kecamatan Krian, yang berlangsung penuh khusyuk dan khidmat. Prosesi ini menjadi momentum penting bagi para kader muda Ansor untuk memperkuat komitmen dalam mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia, disusul sambutan Ketua GP Ansor Kabupaten Sidoarjo, dan kemudian pesan kebangsaan dari Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Isnaini. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada GP Ansor atas peran aktifnya dalam memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, moderasi beragama, serta sinerginya dengan berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Danramil 0816/09 Krian Kapten Arm Teguh Yudi Irbayanto, S.H. juga turut menyampaikan pandangan dan pesan kebangsaannya di hadapan seluruh peserta. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara ulama, umaro, dan TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Sinergi antara TNI, pemerintah, dan organisasi kepemudaan seperti GP Ansor sangat penting untuk terus dijaga. Kita memiliki tanggung jawab moral bersama dalam menciptakan wilayah yang aman, kondusif, dan harmonis, sekaligus menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi muda,” tutur Kapten Teguh penuh semangat.
Beliau juga menambahkan bahwa momen Hari Santri Nasional ini menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa untuk meneladani perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menegakkan nilai-nilai keislaman yang damai dan penuh kasih. “Semangat juang para santri harus terus hidup dalam diri kita semua. Nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, dan cinta tanah air yang diwariskan para santri adalah modal besar bagi bangsa ini,” imbuhnya.
Acara kemudian diakhiri dengan tausiyah dan doa bersama yang dipimpin oleh Pimpinan Pondok Tanwirul Afkar, Ustaz Zamzuri. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah, memperkuat peran santri dan pemuda sebagai penerus perjuangan, serta mengamalkan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh keakraban. Nuansa kehangatan dan semangat persaudaraan tampak jelas di antara para tokoh agama, pemuda, dan aparat TNI. Momen ini menjadi cerminan nyata bahwa “sinergi ulama dan umara” merupakan pondasi kuat dalam menjaga persatuan, ketenteraman, dan keharmonisan di wilayah Kecamatan Krian.
Editor : Lina