Buduran, Petugas kesehatan lapangan dari Puskesmas Kecamatan Buduran ibu Margaretha dengan didampingi Babinsa desa dukuhtengah Koptu Suwandi melaksanakan sosialisasi dan pendataan ulang warga Dukuhtengah yang belum memiliki jamban keluarga yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 29 April 2017 pukul 09.00 wib s/d selesai Dalam kenyataannya para petugas kesehatan lapangan dari Puskesmas kesulitan dalam melakukan sosialisasi jambanisasi di desa Dukuhtengah. Petugas kesehatan lapangan Puskesmas Buduran Ibu Margaretha mengatakan, tidak ada respon yang bagus ketika petugas mendatangi rumah warga yang tidak mempunyai jamban mereka menganggap BAB di sungai lebih praktis dan tidak butuh biaya banyak. Selain itu kebanyakan warga beralasan tidak mempunyai lahan yang cukup untuk membangun tempat khusus jamban akibat pemukiman yang sempit.
Menurut Ibu Margaretha warga masih keberatan membangun jamban di rumahnya dengan alasan tidak punya uang lebih untuk pengadaan batu bata tembok dan saluran air meski jambannya sudah diberi pemerintah dan mayoritas yang keberatan adalah warga yang tempat tinggalnya dekat dengan bantaran sungai. Ibu Margaretha mengaku sudah bekerjasama dengan Koramil 0816/03 Buduran dan instansi lain untuk pemasangan papan pelarangan BAB di sungai termasuk menggandeng semua RT untuk menggerakkan warganya agar membangun jamban.
Ibu Margaretha mengatakan sampai akhir April 2017 tercatat ada puluhan keluarga di desa Dukuhtengah yang terbukti tidak mempunyai jamban keluarga, oleh karena itu Koramil 0816/03 Buduran bekerjasama dengan Puskesmas Buduran bersama - sama untuk mencari solisi dan mencari cara bagaimana agar warga yang belum memiliki jamban keluarga tersebut dapat menherri dan memahami betapa pentingnya sebuah jamban keluarga bagi kesehatan diri pribadi dan bagi lingkungan sekitarnya, dan diharapkan warga dapat menerima dan mendukung program pemerintah tersebut dan mau untuk membangun jamban di keluarganya masing - masing dengan dibantu baik personel maupun materiil dari Koramil 0816/03 Buduran dan dari Puskesmas Buduran.
Editor : Pak RW