Kodim Sidoarjo Bangun Plengsengan Irigasi, Dukung Petani Terung Wetan
SIDOARJO – Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat diwujudkan Kodim 0816/Sidoarjo melalui kegiatan karya bakti pembangunan plengsengan saluran irigasi di Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung pada 23–25 September 2026 tersebut dipimpin Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0816/Sidoarjo, Kapten Inf Lukky Arie Sandy, sebagai bagian dari upaya mendukung infrastruktur pedesaan dan memperkuat ketahanan pangan.
Baca juga: Peduli Kesehatan Warga, Babinsa Sidoarjo Dampingi Pemeriksaan di Puskesmas
Pembangunan plengsengan ini diarahkan untuk memperkuat struktur sisi saluran irigasi agar lebih stabil, sekaligus membantu menjaga kelancaran aliran air yang dibutuhkan masyarakat, terutama dalam menunjang kegiatan pertanian. Infrastruktur pengairan yang terpelihara dengan baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas lahan dan keberlangsungan usaha tani.
Melalui karya bakti tersebut, Kodim 0816/Sidoarjo berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, kegiatan ini juga mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjawab kebutuhan di wilayah pedesaan.
Saluran irigasi memiliki peran penting dalam mendistribusikan air ke lahan pertanian. Karena itu, penguatan konstruksi melalui pembangunan plengsengan diharapkan dapat membantu mengurangi risiko pengikisan tanah pada sisi saluran serta menjaga fungsi pengairan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Pasiter Kodim 0816/Sidoarjo, Kapten Inf Lukky Arie Sandy, menyampaikan bahwa karya bakti merupakan bentuk pengabdian TNI yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, pembangunan fasilitas pendukung pertanian perlu mendapat perhatian karena berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga. “Pembangunan plengsengan saluran irigasi ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran pengairan pertanian. Infrastruktur yang baik menjadi salah satu penunjang penting bagi petani dalam mengelola lahan. Kami berharap upaya ini dapat membantu menjaga kondisi saluran irigasi sehingga fungsinya bisa dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Kapten Inf Lukky Arie Sandy.
Ia menjelaskan, keberadaan infrastruktur irigasi yang memadai perlu diimbangi dengan pengelolaan dan pemeliharaan secara berkesinambungan. Saluran yang terawat akan lebih mampu menunjang distribusi air, sedangkan kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut berpotensi mengganggu pengairan dan menambah beban perbaikan di kemudian hari.
Baca juga: Babinsa Krian Dampingi Kunjungan Anggota DPR RI ke UMKM Pabrik Tahu di Tropodo
Menurutnya, pembangunan di wilayah pedesaan tidak dapat hanya mengandalkan penyediaan sarana fisik. Kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas umum, dukungan pemerintah setempat, serta kerja sama dengan berbagai unsur terkait juga diperlukan agar hasil pembangunan tetap terpelihara dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. “Kami ingin karya bakti ini menjadi pengingat bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab bersama. Setelah infrastruktur selesai dikerjakan, masyarakat juga diharapkan ikut menjaga kebersihan dan kondisi saluran, termasuk memperhatikan apabila terdapat kerusakan yang perlu segera ditangani. Dengan kepedulian bersama, fasilitas yang telah dibangun dapat memberikan manfaat lebih lama,” tambahnya.
Kapten Inf Lukky Arie Sandy juga menekankan bahwa semangat gotong royong merupakan modal penting dalam mendorong kemajuan desa. Melalui kerja sama dan komunikasi yang baik, kebutuhan masyarakat dapat diidentifikasi, dibahas, dan diupayakan penyelesaiannya sesuai kemampuan serta kewenangan masing-masing pihak.
Ia menilai, dukungan terhadap sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan peningkatan hasil panen, tetapi juga menyangkut keberlangsungan mata pencaharian petani dan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Oleh sebab itu, perbaikan infrastruktur pendukung, termasuk saluran irigasi, menjadi salah satu langkah yang patut diperhatikan dalam pembangunan wilayah. “Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat Desa Terung Wetan. Petani membutuhkan dukungan berbagai pihak agar kegiatan pertanian dapat berjalan dengan baik. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, kita berupaya membangun lingkungan yang lebih baik sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam karya bakti merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah warga diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan sosial, tetapi juga mendorong tumbuhnya rasa memiliki terhadap fasilitas umum dan lingkungan tempat tinggal.
Baca juga: Dengar Aspirasi Warga Candi, Danramil Sidoarjo Kawal Konsultasi Publik Amdal Proyek Perumahan
Kegiatan pembangunan plengsengan saluran irigasi di Desa Terung Wetan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dengan saluran yang lebih terjaga, diharapkan pengelolaan air untuk pertanian dapat berlangsung lebih baik sesuai kondisi teknis dan kebutuhan di lapangan.
Melalui karya bakti ini, Kodim 0816/Sidoarjo terus mendorong semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah. Harapannya, infrastruktur yang dibangun dapat dirawat secara bersama-sama, memberikan manfaat berkelanjutan, serta membantu menciptakan lingkungan pedesaan yang produktif dan mendukung kesejahteraan masyarakat.
Upaya tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan warga dan dukungan terhadap pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Editor : Lina