Bersholawat di Hari Santri, Babinsa dan Warga Sumberejo Perkuat Ukhuwah

Reporter : Lina

SIDOARJO – Suasana religius dan penuh kehangatan menyelimuti Desa Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, saat masyarakat menggelar kegiatan bersholawat dalam rangka memperingati Hari Santri, Sabtu (31/10/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Baca juga: Pisah Sambut Dandim 0816/Sidoarjo, Estafet Pengabdian Berlanjut dengan Semangat Kebersamaan

Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu Desa Sumberejo, Serma Wariyadi, turut menghadiri kegiatan tersebut bersama unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, serta masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian acara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Sumberejo H. Sahar Maulana. Dalam kesempatan tersebut, ia menyambut baik terselenggaranya kegiatan bersholawat sebagai bagian dari peringatan Hari Santri sekaligus sarana memperkuat kehidupan religius dan kebersamaan masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Camat Wonoayu Drs. Anwar, sebelum memasuki kegiatan inti berupa lantunan sholawat bersama yang diikuti jamaah dengan penuh kekhusyukan.

Suasana semakin khidmat ketika para jamaah bersama-sama melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Lantunan pujian tersebut menghadirkan nuansa spiritual yang mendalam sekaligus mempererat hubungan persaudaraan di antara masyarakat yang hadir.

Peringatan Hari Santri melalui kegiatan bersholawat ini menjadi pengingat akan peran penting para santri, ulama, dan pesantren dalam perjalanan sejarah bangsa. Semangat keilmuan, perjuangan, serta kecintaan terhadap tanah air yang diwariskan para pendahulu diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Memasuki acara inti, KH. Sayyid Zulbikar menyampaikan tausiyah keagamaan yang mengajak masyarakat untuk senantiasa meningkatkan keimanan, memperkuat akhlak, serta meneladani kehidupan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pesan-pesan keagamaan tersebut, jamaah diajak untuk menjaga persatuan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, penuh kepedulian, dan saling menghormati.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi masyarakat Desa Sumberejo serta bangsa Indonesia.

Baca juga: Pisah Sambut Dandim 0816/Sidoarjo, Hangatkan Kebersamaan dan Perkuat Pengabdian

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu Desa Sumberejo, Serma Wariyadi, menyampaikan bahwa kegiatan bersholawat dalam rangka memperingati Hari Santri memiliki makna penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, kebangsaan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, Hari Santri bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama, tetapi juga kesempatan untuk meneladani semangat pengabdian, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap agama dan tanah air. “Melalui kegiatan bersholawat ini, kita dapat memperkuat keimanan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Suasana kebersamaan seperti ini sangat positif untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, saling menghormati, dan senantiasa menjaga persatuan,” ungkap Serma Wariyadi.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Santri hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap santun, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta komitmen menjaga kerukunan. “Para santri dan ulama telah memberikan teladan tentang pentingnya ilmu, akhlak, perjuangan, dan pengabdian kepada bangsa. Semangat tersebut perlu terus kita wariskan kepada generasi muda agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki rasa cinta terhadap tanah air,” tambahnya.

Lebih lanjut, Serma Wariyadi mengapresiasi peran pemerintah desa, tokoh agama, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif. “Harapan kami, melalui peringatan Hari Santri ini, semangat kebersamaan dan persaudaraan masyarakat Desa Sumberejo semakin kuat. Mari kita terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta bersama-sama membangun desa yang religius, harmonis, dan semakin maju,” pungkasnya.

Baca juga: Babinsa dan Warga Bungurasih Rayakan Hari Jadi Desa dengan Jalan Sehat

Kegiatan bersholawat dalam rangka memperingati Hari Santri di Desa Sumberejo menjadi wujud nyata upaya masyarakat dalam merawat tradisi keagamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

Melalui lantunan sholawat, tausiyah, dan doa bersama, masyarakat tidak hanya memperdalam kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta meneruskan semangat perjuangan para santri dan ulama.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, mendukung kegiatan positif, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan, aman, tertib, dan lancar, mencerminkan kuatnya semangat religiusitas, persaudaraan, serta kebersamaan masyarakat Desa Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.

Editor : Lina

Berita Terpopuler
Berita Terbaru