SIDOARJO – Kepedulian terhadap keberlangsungan sektor pertanian terus diwujudkan melalui sinergi antara TNI dan instansi terkait. Babinsa Koramil 0816/14 Taman, Serda Ja’far, mendampingi Tim Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lahan persawahan yang terdampak kekurangan air di Desa Kedungturi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (3/11/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah konkret dalam merespons keluhan petani sekaligus mencari solusi atas kendala ketersediaan air yang berpotensi menghambat produktivitas pertanian. Kehadiran tim BBWS di lokasi diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai kondisi yang dihadapi para petani, sehingga upaya penanganan dapat dilakukan secara tepat dan berkelanjutan.
Baca juga: Babinsa Candi Pererat Silaturahmi dengan Pelaku Usaha, Bangun Kedekatan dan Kepedulian
Dalam kegiatan tersebut, Serda Ja’far bersama tim BBWS yang terdiri dari Hanafi dan Alfino, serta Rama dan Johan selaku perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), meninjau langsung area persawahan yang mengalami kekurangan pasokan air.
Rombongan melakukan pengecekan kondisi lahan sekaligus mengamati situasi di lapangan guna mengetahui tingkat kebutuhan air bagi areal pertanian yang terdampak. Peninjauan ini juga menjadi sarana koordinasi antara petugas, Babinsa, dan kelompok tani dalam menyampaikan kondisi serta kebutuhan yang diperlukan untuk mendukung kelancaran aktivitas pertanian.
Berdasarkan hasil kunjungan, Tim BBWS menyampaikan bahwa akan diupayakan bantuan diesel untuk mendukung operasional pompa air. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi solusi dalam membantu memenuhi kebutuhan pengairan sawah, sehingga para petani dapat kembali menjalankan aktivitas pertanian dengan lebih optimal.
Baca juga: Babinsa Porong Ajak Warga Kedungsolo Jaga Kebersihan Lingkungan
Babinsa Koramil 0816/14 Taman, Serda Ja’far, memberikan pendapatnya dengan jelas dan detail bahwa pendampingan terhadap Tim BBWS merupakan bagian dari upaya bersama dalam membantu masyarakat, khususnya para petani yang tengah menghadapi kendala ketersediaan air.
Menurutnya, ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pertanian dan mendukung ketahanan pangan di wilayah. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang baik antara pemerintah, instansi teknis, aparat kewilayahan, dan kelompok tani agar setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti. “Melalui peninjauan langsung ini, diharapkan kondisi persawahan yang terdampak kekurangan air dapat segera memperoleh perhatian dan penanganan yang tepat. Kami berharap upaya bantuan diesel untuk pompa air dapat terealisasi sehingga kebutuhan pengairan sawah dapat terpenuhi dan para petani bisa kembali beraktivitas dengan lebih tenang,” ungkap Serda Ja’far.
Baca juga: Babinsa Dorong Penguatan Pelayanan dan Kepedulian Sosial Masyarakat
Ia juga menegaskan bahwa Babinsa akan terus hadir mendampingi masyarakat serta menjalin komunikasi dengan pihak terkait guna mendukung penyelesaian berbagai persoalan di wilayah binaan, termasuk yang berkaitan dengan sektor pertanian.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI melalui peran Babinsa dalam memperkuat kemanunggalan dengan rakyat sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Dengan adanya sinergi antara BBWS, Babinsa, dan Gapoktan, diharapkan permasalahan kekurangan air di Desa Kedungturi dapat segera menemukan solusi yang bermanfaat bagi para petani.
Editor : Lina