Tanggulangin – Bertempat di persawahan Kelompok Tani Wilujeng 2 Desa Kedensari Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo Babinsa Peltu Kartono bersama dengan PPL Bapak Adi Karjawan dan Stafnya melaksanakan meninjau tanaman padi jenis ciherang sekaligus mengadakan pertemuan lapangan dengan petani diantaranya Pak Kunarso.
Selasa (04/07/17) Upaya ini untuk memberi semangat dan motivasi guna mendorong petani untuk lebih giat dalam bertani serta memberikan penyuluhan ataupun sosialisasi kepada petani tentang bagaimana cara bertani dengan benar agar hasil yang di dapat sesuai dengan harapan, upaya inilah yang terus dilakukan babinsa dan ppl yang ada di wilayah dalam pendampingan upsus guna meningkatkan produktifitas pangan selain upaya tersebut Babinsa dan PPL juga menggiatkan program luas tambah tanam (LTT) pada petani di wilayah binaannya untuk mengoptimalkan lahan yang ada.
Kiat-kiat inilah senantiasa yang dilakukan babinsa dalam upaya pendampingan upsus pertanian semata untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta mensukseskan program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah agar kita dapat berswasembada pangan dan tidak ketergantungan tentang pangan dengan negara lain.
Dalam kesempatan itu PPL Bapak Adi Karjawan, mengajak kepada para petani agar sesalu memperhatikan tentang cara pengolahan tanah, pemupukan dan perawatan tanaman serta memperhatikan selalu akan unsur hara tanah yang semakin lama semakin berkurang karena kurangnya pupuk hijau atau kandang yang selama ini tidak pernah kita perhatikan. Untuk itu PPL mengajak kepada para petani agar selalu memperhatikan hal tersebut guna pencapaian hasil yang maksimal.
Danramil 0816/ 06 Tanggulangin, Kapten Inf Dwi Umiyanto, mengajak dan menghimbau kepada para babinsa agar selalu menyatukan pendapat dengan mitra dengan PPL, POPT, Dinas Pengairan Kecamatan dan Poktan serta petani agar hasil yang dicapai dapat maksimal dan sesuai apa yang diharapkan, untuk itu dalam setiap kesempatan ke wilayah khususnya hal Upsus harus selalu singkron dengan PPL agar dilapangan nantinya dalam penyampaian kepada petani tidak terjadi kesalahan dan akan diperoleh titik temu yang sama melalui kegiatan koordinasi dilapangan.
Editor : Pak RW