Tarik-Sidoarjo, Rabu 28 Mei 2020, Untuk mencegah penyebaran COVID-19 atau virus corona, Forkopimka Tarik bersama-sama untuk membentuk kampung tangguh dan menunjuk salah satu desa di mana desa itu mampu mengatasi permasalahan pandemi wabah virus Corona atau Covid-19 secara mandiri dan Swadaya masyarakat, yang di dukung warga masyarakat Setempat baik logistik maupun tenaganya, pembentukan kampung tangguh yang berperan 3 pilar yang tidak bisa di pisahkan yaitu Babinsa, Babinkamtibmas dan juga kepala desa.
Pertemuan pembentukan kampung tangguh yang berada di desa Klantingsari Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo, dihadiri ± 10 orang, diantaranya Kepala Desa Klantimgsari Bapak Wawan Setyo Budi Utomo, Babinsa desa Klantingsari Serma Listiawan, Bhabinkamtibmas desa Klantingsari Bripka Lutfi Desta Purnama, Info Lantas Sidoarjo Dpp. Bapak Raelis Sumitra, dan Bidan desa Klantingsari ibu Ardiniwati Amd. Keb.
Kegiatan PSBB Tahap ketiga di wilayah kecamatan Tarik kabupaten Sidoarjo, berfokus ke dalam yaitu pembentukan kampung tangguh, Dimana kampung tangguh mampu menangani dan mengatasi permasalahan persoalan pandemi penyebaran COVID-19, di wilayah tersebut dengan dukungan warga setempat secara mandiri dan swadaya masyarakat itu sendiri.
Kampung Tangguh merupakan kampung dimana kampung tersebut memiliki kemandirian, seperti penjagaan yang ketat yaitu orang masuk maupun keluar di cek suhu badan, di semprot dengan disinfektan, dan di catat setiap orang yang masuk maupun keluar dengan menunjukan ktp dan apabila orang asing yang masuk maka akan di tanyain lebih detail apa tujuannya, Disamping itu kampung tangguh menyiapkan dapur umum menyediakan makanan yang siap saji bagi orang dalam pengasingan atau isolasi dan juga memiliki kemandirian bercocok tanam agar dapat makan apa adanya dari hasil bercocok tanam tadi, untuk bisa bertahan hidup selama pandemi wabah Covid-19 berakhir.
Editor : Lina