Dandim 0816/Sidoarjo menghadiri launching kampung tangguh di Desa Pagerwojo Kec. Buduran



Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri launching pembentukan kampung tangguh, Rabu (10/6/2020)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifudin, SH Kapolres Sidoarjo, Wakapolres Sidoarjo, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Muhammad Iswan Nusi, SH beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kepala desa pagerwojo  menyampaikan bahwa pihaknya bersama berbagai unsur mengucapkan terimakasi  dan mendukung penuh program Kampung Tangguh yang digagas Pemerintah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.sehingga desa pager wojo di jadikan desa tangguh.

Kehadiran para unsur Forkopimda ke Desanya juga menjadi spirit tersendiri bagi para warga agar senantiasa berikhtiar bertugas mensukseskan program Kampung Tangguh hingga wabah Covid-19 selesai.

“Dengan dilaunchingnya kampung tangguh di Desa Pagerwojo ini harapannya tentu dapat menjadi sarana pencegahan awal agar kedepan terus tidak ada warga yang terpapar Covid-19,” ungkapnya.

Selain itu, melalui tokoh agama dan masyarakat serta peran pemuda juga pihaknya selalu menekankan dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak serta merta percaya dengan informasi hoax tentang Covid-19.
“Dalam Kampung Tangguh telah terbentuk struktur dan akan bekerja semaksimal mungkin untuk masyarakat seperti halnya mendata warga yang dari luar desa dan mensosialisasikan bahaya serta pencegahan Covid-19,

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syifudin, SH ketika memberikan sambutan.
Di tempat yang sama, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin,nSH menyampaikan bahwa keberadaan Kampung Tangguh dinilai dapat menjadi strategi untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Dalam hal ini, Kampung Tangguh merupakan program dari Polda Jatim dan Kodam Brawijaya bersama Pemprov Jatim yang serentak diterapkan di seluruh daerah dengan upaya agar meredam kenaikan pasien positif yang terjadi di Jawa timur.

”Kampung Tangguh dibentuk sebagai upaya penanggulangan penyebaran Covid-19, dengan konsep, kemandirian, dan gotong-royong warga perdesaan,” ucapnya.

“Dengan dibentuk kampung tangguh, mudah-mudahan masyarakat akan lebih terorganisir dan untuk tim yang sudah dibentuk agar melakukan tugasnya dengan bersama-sama mensosialisasikan cara mencegah Covid-19 seperti halnya memakai masker setiap saat,” tambahnya.

Di akhir, pihaknya menegaskan bahwa kunci dari Wabah Covid-19 sebenarnya bisa dikendalikan oleh diri kita sendiri yang diharuskan disiplin mengikuti protokol kesehatan.
Dandim 0816/Sidoarjo inti dari sambutan beliau dalam memerangi dan memutus mata rantai penyebaran covid19 adalah peran bersama atau semua lapisan masyarakat bukan hanya di bebankan pada pemerintah , TNI dan Polri akan tetapi kita butuh persatuan , dan gotong royong dari masyarakat semua demi putusannya rantai penyebaran covid 19," ujar Dandim 0816/ Sidoarjo, Letkol INF M.Iswanusi,SH.

Berita Terbaru