Jalan Perbatasan Desa Antara Kebaron dan Janti Tulangan

Sidoarjo


Tulangan, Kebaron — Diangkat dari laporan serta dokumentasi dari Serma Edi Babinsa Koramil 0816/05 Tulangan pada hari senin tanggal 31 Mei 2021, terlihat pada sebuah dokumentasi tentang pengukuran pada penambahan pelebaran jalan, terlihat ada beberapa orang Perangkat Desa yang didampingi oleh seorang Babinsa Serma edi sedang melaksanakan pengukuran untuk pelebaran jalan yang menghubungkan antara dua desa yaitu desa kebaron dan desa janti kecamatan tulangan kabupaten sidoarjo.

Jalan yang menghubungkan masyarakat Dusun Kebaron dan Dusun Janti, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, kondisinya memang masih sempit dengan lebar kurang lebih 3 meter dan panjang sekitar 100 meter, sehingga jika terjadi salipan antara dua mobil maka salah satu mobil harus mengalah sampai roda sebelah badan mobil menyentuh tanah, dan dihawatirkan bisa-bisa terperosok ke sungai atau persawahan, hal ini menjadikan Bapak Suwito selaku Kepala Desa Kebaron berinisiatif untuk melakukan pelebaran jalan tersebut, dan itu masih menjadi rencana pembangunan yang ingin di lakukan oleh Pemerintahan Desa Kebaron.

Rencana tersebut tentunya akan dimusawarakan terlebih dahulu oleh Bapak Suwito selaku Kepala Desa Kebaron kepada seluruh Perangkat desa dan di sosialisasikan kepada Warganya dan tentunya kegiatan rencana pelebaran jalan ini pula berkaitan tentang kebijakan dari Kepala Desa tetangga yaitu Desa Janti, tentunya harus dilakukan kordinasi yang matang agar tidak timbul permasalahan dikemudian hari.

Belum lama menjabat sebagai Kepala Desa Kebaron Bapak Suwito selalu menciptakan trobosan-trobosan yang mengarah pada perubahan yang positif demi kesejahteraan warganya serta bertujuan secara bertahap ingin bahwa desa yang dipimpinnya mengalami perubahan jauh lebih baik dari yang sekarang, termasuk perihal pelebaran jalan perbatasan antara dua desa tersebut.

Saya prihatin ketika melihat warga yang ingin bepergian melintasi perbatasan jalan antara dua desa kebaron dan janti apabila perjalananan mereka terhambat dan sedangkan mereka harus tepat waktu untuk menepati jam kerja "ungkap Bapak Suwito selaku Kepala Desa Kebaron.

Ya....masalah ketepatan waktu jam kerja menjadikan suatu hal yang riskan oleh bapak suwito sendiri, sebab beliau selalu disiplin dalam hal kerja, terwujud dalam suatu kegiatan apel yang dilakukan oleh seluruh perangkat desa kebaron bahwa jam kerja harus tepat waktu demi terwujudnya suatu pendisiplinan kinerja, yang bertujuan untuk kesejahteraan warga dalam hal pelayanan warganya. Serta sudah menjadi suatu ciri khas atau kebiasaan Bapak Suwito selaku Kepala Desa Kebaron yang sering blusukan ke warganya yang bertujuan untuk mencari informasih dari keluhan beberapa warganya, dan Bapak Suwitopun bertekat akan melakukan sebuah trobosan demi kesejahteraan warganya.

Berita Terbaru