Sidoarjo. Pasca terjadinya aksi unjuk rasa besar-besar di pusat Ibu Kota Jakarta pada 4 Nopember 2016 tentang tuntutan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diduga telah melakukan penistaan agama agar di proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Permasalahan tersebut membuat bangsa Indonesia tergoya dengan adanya isu-isu dan berita-berita miring atau provokasi dengan tujuan untuk mengganggu stabilitas keamanan bangsa serta ingin merongrong-rong NKRI. Menindaklanjuti perkembangan situasi dan kondisi tersebut, Letkol Inf Andre Julian, S. IP selaku Komandan Kodim memberikan pengarahan Jam Komandan kepada kurang lebih 450 orang Prajurit Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 0816/Sidoarjo, yang bertempat di Aula Makodim 0816/Sidoarjo, Jum' at (11/11).
Dalam pengarahannya Letkol Inf Andre Julian, S.I.P menyampaikan beberapa penekanan berkaitan dengan tugas pokok TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI serta tentang perkembangan permasalah dalam kasus penistaan agama tersebut, antara lain;
1. Tidak mudah percaya media, karena ada upaya pihak yang ingin dalam merongrong Indonesia dengan melakukan provokasi.
2. Memahami semua perintah. Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang permasalahan tersebut, agar masyarakat tidak terpancing dengan berita-berita yang bersifat provokasi.
3. Tingkatkan wawasan kebangsaan (wasbang) terutama para ulama, pemuda/pelajar dan masyarakat umum.
4. Membantu pengaman pusat, melalui pengamanan di daerah masing-masing.
5. Kodim 0816/Sidoarjo selalu siaga dengan melaksanakan patroli bersama kepolisian.
6. Di akhir amanatnya, Letkol Inf Andre berpesan kepada seluruh anggota untuk selalu waspada dan antisipasi dengan situasi dan kondisi diwilayah.
Ditempat yang sama Mayor Inf Condro Edi Wibowo (Kasdim) menambahkan" Pedomani tugas pokok TNI sebagai garda terdepan NKRI, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi keutuhan NKRI".
Editor : Pak RW