Sidoarjo, Pada hari Kamis, 20 Februari 2025, Danramil 0816-10/Balongbendo, Kapten Inf Hendro Sugiono, bersama tiga Babinsa, melaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Tikus (Gerdal Tikus) di area persawahan Desa Gagangkepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka melindungi hasil pertanian dan mendukung program ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Gagangkepuhsari, Ibu Ririn, serta anggota Kelompok Tani Kencana Bahagia yang dipimpin oleh Bapak Sugiharso. Sekitar 20 anggota kelompok tani turut hadir dalam kegiatan ini, bersama dengan perangkat desa setempat, termasuk Kepala Dusun (Kasun) Gagangkepuhsari, Bapak Subandi.
Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Ibu Ririn, yang mengungkapkan pentingnya pengendalian hama tikus untuk menjaga hasil panen padi petani. “Kegiatan ini adalah upaya bersama untuk menjaga keberlanjutan hasil pertanian dan mengurangi kerugian akibat hama tikus,” kata Ibu Ririn.
Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan pencampuran bahan obat yang digunakan untuk pengendalian hama tikus. Proses ini melibatkan petani, Babinsa, dan PPL Pertanian yang bekerja sama dalam menciptakan solusi efektif untuk melawan serangan hama dilanjutkan dengan pelaksanaan pengendalian hama tikus di area persawahan Blok Barat. Penggunaan obat yang sudah dicampur disebar secara merata di area persawahan yang terinfestasi hama tikus. Tujuannya adalah untuk meminimalisir kerusakan pada tanaman padi yang sedang tumbuh.
Kapten Inf Hendro Sugiono, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa pengendalian hama tikus merupakan salah satu upaya yang sangat penting untuk meningkatkan hasil pertanian dan menjaga kestabilan ketahanan pangan. “Kita semua memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga hasil pertanian. Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap petani, dan kami akan terus mendukung mereka dengan berbagai program yang bermanfaat,” ujar Kapten Hendro.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu petani di Desa Gagangkepuhsari dalam mengurangi kerugian akibat serangan hama tikus, serta meningkatkan produktivitas pertanian secara keseluruhan. Kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan petani ini merupakan contoh nyata dari sinergi yang kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat lokal.
Editor : Lina