Forkopimda Sidoarjo Gelar Doa Bersama Akhir Tahun 2025, Panjatkan Doa untuk Aceh dan Sumatera Sambut Tahun Baru 2026

Sidoarjo — Rabu, 31 Desember 2025. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan Doa Bersama Jelang Akhir Tahun 2025 dan Menyambut Tahun Baru 2026 sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas capaian pembangunan sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap saudara-saudara yang terdampak musibah, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu malam (31/12/2025) bertempat di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Jalan Cokronegoro Nomor 1, Kelurahan Magersari, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo.

Doa bersama ini diikuti sekitar 500 peserta dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan dengan melibatkan unsur Forkopimda, tokoh agama, aparatur sipil negara (ASN), serta jajaran TNI dan Polri sebagai wujud sinergi lintas sektor.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidoarjo yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo dr. Feni Afridawati, M.Kes., Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Abdullah Nasih, S.M., Kasdim 0816/Sidoarjo Mayor Inf Sumarsono, Kapolresta Sidoarjo yang diwakili Kompol Warih Hutomo, S.H., para Kepala OPD Kabupaten Sidoarjo, seluruh Camat se-Kabupaten Sidoarjo, jajaran Danramil Kodim 0816/Sidoarjo, jajaran Kapolsek Polresta Sidoarjo, ASN Pemkab Sidoarjo, serta para tokoh agama dan ulama.

Sejumlah tokoh agama turut hadir, di antaranya KH. R. Abdus Salam Mujib selaku Rois Syuriah PCNU Sidoarjo, KH. Ahmad Muhammad selaku Ketua MUI Sidoarjo, serta KH. A. Rofiq Siroj selaku Mustasyar PCNU Sidoarjo, yang semakin menambah suasana religius dan kebersamaan dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, sambutan Bupati Sidoarjo yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Sidoarjo dr. Feni Afridawati, M.Kes. Dalam sambutannya disampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur atas berbagai pencapaian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo selama tahun 2025. Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk saudara-saudara di wilayah Aceh dan Sumatera yang tengah dilanda musibah, agar senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, kesehatan, serta perlindungan oleh Allah SWT.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Abdul Aziz Munif, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan pergantian tahun sebagai momentum introspeksi diri, meningkatkan keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.

Doa bersama dipimpin oleh para kiai khos dan berlangsung dengan suasana penuh kekhusyukan, kebersamaan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi simbol persatuan dan solidaritas dalam menyongsong tahun baru 2026.

Kasdim 0816/Sidoarjo Mayor Inf Sumarsono dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini memiliki nilai yang sangat penting, tidak hanya sebagai sarana spiritual, tetapi juga sebagai upaya mempererat persatuan dan kepedulian antar sesama. “Doa bersama ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan selama tahun 2025 sekaligus memohon perlindungan dan keberkahan dalam menyongsong tahun 2026. Kami dari TNI sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkap Mayor Inf Sumarsono.

Ia menambahkan bahwa TNI siap mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan menjaga persatuan, stabilitas, dan ketenteraman masyarakat, khususnya dalam menghadapi momentum pergantian tahun, sehingga situasi wilayah Kabupaten Sidoarjo tetap aman, damai, dan kondusif.

Berita Terbaru